Apa itu Dropship? Apa Saja Kelebihannya? Sistem Kerja Dropship


Bisnis online Dropship: Apa itu dropship?

Ketika Anda mengetik kata " bisnis online apa saja " di sebuah mesin pencari, hasil pencarian mungkin muncul kata Dropship. Nah, banyak pelaku bisnis Dropship yang fokus menjalankan bisnis tersebut hingga mampu menghasilkan jutaan hingga ratusan juga perbulan. Cukup menggiurkan bagi Anda yang ingin memulai bisnis dropship. 

Di bilang menggiurkan karena mungkin anda membaca atau melihat orang yang sukses tersebut memaparkan kemudahan alur bisnisnya. Bisa saja ini menjadi sebuah motivasi untuk sukses, namun bisa juga anda malah gagal karena Anda belum punya pengetahuan yang lebih untuk mengenal apa itu kekurangan dropship, bagaimana cara yang tepat dalam memasuki pasar umum dengan membawa alur dropship.

Sebelum terjun ke bisnis dropship, ada baiknya Anda memahami apa itu dropship secara terperinci.
Sudah siap Anda dengan kertas kecil untuk mencatat poin-poin utama dari penjelasan di bawah ini?.

Apa itu bisnis Dropship?

Dropship adalah model bisnis di mana Anda hanya perlu meneruskan pesanan pelanggan ke suplier atau pedagang grosir, dan mereka akan mengirim produk atau pesanan Anda langsung ke pelanggan Anda dengan identitas toko Anda sebagai pihak pengirim. Sudah mulai paham dengan sedikit kalimat penjelasan tersebut? Kalau sudah mari lanjut.

Sebagai dropshiper Anda tidak harus melihat produk itu secara langsung. Anda hanya perlu foto produk sebagai bentuk barang dagangan dan jika ada orang tertarik untuk membeli barang yang ada di foto tersebut, Anda hanya perlu menghubungi suplier yang menyediakan produk di gambar yang telah dipajang pada toko online Anda. Mudah sekali kan... tapi tunggu dulu, masih ada sistem kerja dari bisnis dropship ini yang harus anda pahami.

Alur Berjualan Menggunakan Sistem Dropship.


1.  Anda melakukan promosi ke berbagai media untuk menawarkan barang menggunakan foto produk dari suplier.

2.  Setelah ada orang membeli sampai dengan pembeli tersebut transfer ke rekening Anda. Nah, baru Anda segera menghubungi suplier tentang ketersedian barang tersebut. Kalau masih ready stok, Anda aman. Segera lakukan transaksi beli.

3. Pihak suplier siap untuk mengirim barang pesanan ke pembeli atas nama toko Anda.

Inilah peta visual untuk membantu Anda memahami cara kerja dropship:

Apa itu dropship

Kelebihan dari cara berjualan menggunakan sistem dropship:


1.  Langsung bisa di mulai saat ini. Dengan modal yang tidak terlalu besar, bisnis dropship bisa di jalankan sekarang juga setelah baca artikel ini. Tetapi juga harus di lihat harga barang dari suplier sesuai tidak dengan modal awal Anda untuk menalangi.

2. Tidak terlalu rumit. Bagi pemula dalam dunia internet marketing, cara dropship ini tidak akan terlalu rumit untuk di pelajari dan di jalankan.

3. Minim resiko. Ya sangat minim sekali resiko untuk hal permodalan. Karena sistem dropship tidak butuh gudang untuk stok barang, tidak butuh kelola inventori barang, dll yang pasti tidak sama seperti seorang distributor juga suplier.

4. Dropship itu bisnis yang santai. Menurut banyak pelaku dropship, sistem dropship itu sistem bisnis yang fleksible. Bisa di kerjakan di mana saja tanpa perlu adanya kantor yang bersih dan ber AC. Ketika Anda sedang mancing pun tetap bisa mantau toko Anda menggunakan teknologi smartphone (yang penting ada sinyal untuk terhubung ke internet).

Setelah membaca bagaimana kelebihan dari sistem jualan secara dropship tersebut. Mungkin Anda akan stop membaca dan langsung mencari suplier dan memulai bisnis ini. Bagus banget itu langsung action, eits...tunggu dulu ada beberapa kekurangan bisa di bilang resiko sih. Cuma kan di atas sudah di tulis minim resiko. Jadi kita bikin aja dengan kata kekurangan bisnis sistem dropship.

Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari sebuah bisnis dengan sistem dropship.

1.  Banyak pesaing. Lha yo iyo to...lha wong iki bisnis sik penak. Ya pasti banyak sekali para pemain nya. Hal ini bukan menjadi alasan bagi para pemikir yang kreatif. 

2. Sulit untuk mengelola stok barang. Inilah yang menjadi kendala tanpa di duga. Hal ini tidak akan menjadi persoalan serius kalau mempunyai beberapa suplier dengan semua  menyediakan barang yang kita jual.

3. Masalah pengiriman. Misal kita memajang foto produk berbeda dan juga berbeda-beda supliernya, ada pembeli melalui lapak Anda dengan membeli 2 macam barang. Ternyata ke dua barang tersebut dari 2 suplier yang berbeda. Anda akan menanggung ongkos kirim masing-masing barang. Hal ini akan berakibat laba yang akan Anda terima sedikit atau bahkan bisa nggak untung.

4. Sasaran komplain. Ya, karena Anda menggunakan sistem dropship, Anda harus siap-siap di komplain. Padahal kesalahan ini dari pihak suplier.


5. Tidak bisa melakukan branding. Tidak semua suplier bersedia memenuhi request kita dalam hal branding. Padahal kekuatan branding dalam bisnis sangatlah penting.

Kesimpulan


Bisnis dropship adalah alternatif bagi Anda yang ingin memulai sebuah bisnis online. Dengan adanya kelebihan dan kekurangan di dropship akan membuat Anda untuk menyusun rumus tersendiri sebagai strategi. Dengan dropship Anda juga bisa melakukan riset pasar sebelum Anda meluncurkan sebuah produk baru.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2