Apa itu stakeholder? Penjelasan mengenai stakeholder secara lengkap


Kata stakeholder sudah dikenal di berbagai kalangan pebisnis maupun masyarakat secara luas. Istilah dari stakeholder sering kali digunakan oleh banyak pihak karena berkaitannya dengan berbagai macam ilmu, misalnya seperti ilmu bisnis, informasi dan komunikasi, pengelolahan sumber daya dan masih ada banyak lagi. Misal dalam lembaga publik, istilah stakeholder di gunakan dalam proses pengambilan keputusan dan di saat implementasinya. Istilah stakeholder-pun sering dinyatakan sebagai para pelaku atau pihak yang ada kaitanya dengan suatu rencana atau issu.
apa itu stakeholder

A. Apa itu stakeholder? Pengertian dari stakeholder.


Stakeholder adalah suatu masyarakat, kelompok, komunitas ataupun individu manusia yang memiliki hubungan dan kepentingan terhadap suatu organisasi atau perusahaan. Suatu masyarakat, kelompok, komunitas ataupun individu tersebut dapat dikatakan sebagai stakeholder jika mereka memiliki karekteristik seperti memiliki kekuasaan dan kepentingan terhadap organisasi atau perusahaan.


 4 defenisi stakeholder yang dikemukakan dalam Dalam buku Cultivating Peace: Conflict and Collaboration in Natural Resources Management, Ramirez


1. Freeman (1984) yang mendefenisikan stakeholder sebagai kelompok atau individu yang dapat memengaruhi dan atau dipengaruhi oleh suatu pencapaian tujuan tertentu.

 2.  Sedangkan Biset (1998) secara singkat mendefenisikan stakeholder merupakan orang dengan suatu kepentingan atau perhatian pada permasalahan.

 3. Menurut ISO 26000 SR, stakeholder didefenisikan “Individu atau kelompok yang memiliki kepentingan terhadap keputusan serta aktivitas organisasi” .

 4. menurut standard pengelolaan stakeholder AA1000 SES, defenisinya adalah ”Kelompok yang dapat mempengaruhi dan/atau terpengaruh oleh aktivitas, produk atau layanan, serta kinerja organisasi.”


B. Contoh Stakeholder


Beberapa contoh stakeholder misalnya seperti pegawai atau karyawan, pelanggan, staff dan supplier. Adapun organisasi yang hanya memiliki stakeholder dan tidak memiliki shareholder (orang yang memiliki saham), misalnya seperti Universitas. Universitas umumnya tidak memiliki saham akan tetapi hanya memiliki stakeholder yang banyak misalnya mahasiswa, dosen, satpam, staff, akademik dsb.



C. Contoh Pola Hubungan suatu usaha dengan stakeholder


Berikut dibawah ini penjelasan pola hubungannya:

a. Inactive (Hubungan tidak aktif)


Pada hubungan ini pihak pengusaha sangat meyakini bahwa mereka dapat mengambil dan membuat keputusan secara sepihak saja, tanpa mempertimbangkan pengaruh atau dampak yang akan timbul terhadap pihak lain.

b. Reactive (Hubungan yang reaktif)


Pada hubungan ini pihak pengusaha sangat cenderung untuk mempertahankan diri dan hanya bertindak saat dipaksa untuk melakukan sesuatu.

c. Proactive (Hubungan yang proaktif)


Pada hubungan ini pihak pengusaha cenderung untuk mengantisipasi terhadap berbagai macam kepentingan para stakeholders. Para pihak pengusaha melakukan identifikasi terhadap issu atau permasalahan yang menjadi perhatian khusus bagi para pemangku kepentingan (stakeholder).


d. Interactive (Hubungan yang interaktif)


Pada hubungan ini pihak pengusaha  memiliki hubungan berkelanjutan seperti saling menghormati, saling percaya dan saling terbuka dengan para stakeholder.

D. Kesimpulan


Dari penjelasan lengkap tentang apa itu stakeholder. Kami dapat mengambil kesimpulan bahwa stakeholder adalah pihak yang sangat berpengaruh pada perkembangan suatu usaha. Dibutuhkan hubungan yang interaktif antara pengusaha dengan para stakeholder agar hubungan kedua belah pihak bisa berjalan harmonis.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2