Apa itu Reksa Dana Pasar Uang : bagaimana Langkah terbaik untuk memulai

Investasi dalam bentuk reksadana adalah investasi reksa dana pasar uang yang dilakukan melalui perusahaan reksadana. Cara kerja reksa dana pasar uang yang dilakukan dengan mudah karena yang harus Anda lakukan yaitu mengumpulkan sejumlah uang dan diberikan kepada Manajer Investasi (MI) untuk diinvestasikan di pasar uang.
Apa itu reksa dana pasar uang

Tujuan dari reksa dana pasar uang adalah menyediakan tempat yang aman kepada investor untuk berinvestasi dengan mudah, aset yang setara dengan kas. Ini adalah jenis reksa dana yang di anggap sebagai investasi berisiko rendah tetapi di balik resiko yang rendah. Terdapat juga nilai keuntungan yang rendah pula.


 Karena reksa dana pasar uang memiliki keuntungan yang relatif rendah, investor seperti mereka yang berpartisipasi dalam rencana pensiun yang disponsori perusahaan, mungkin tidak ingin menggunakan reksa dana pasar uang sebagai opsi investasi jangka panjang karena mereka tidak akan melihat apresiasi modal yang mereka butuhkan untuk memenuhi keuangan mereka.

Investor yang mungkin mempertimbangkan reksa dana pasar uang :


● Memiliki tujuan investasi dengan horizon waktu yang singkat

● Memiliki toleransi rendah terhadap volatilitas, atau mencari diversifikasi dengan investasi yang lebih konservatif

● Perlu investasi yang punya liquiditas tinggi.

Sesuai dengan pengertian reksa dana pasar uang yang nilai keuantungannya tidak setinggi yang dimiliki oleh jenis lain dari dana pendapatan tetap, seperti dana obligasi, mereka berusaha untuk memberikan stabilitas, dan karena itu dapat memainkan peran penting dalam portofolio Anda.

 Investor dapat menggunakan reksa dana pasar uang dalam beberapa cara:


● Untuk mengimbangi volatilitas obligasi dan investasi ekuitas yang biasanya lebih besar.

● Sebagai investasi jangka pendek untuk aset yang mungkin diperlukan dalam waktu dekat (seperti dana darurat).

● Sebagai tempat penyimpanan aset sambil menunggu peluang investasi lain muncul.

Keuntungan reksa dana pasar uang


● Stabilitas


Reksadana pasar uang dianggap sebagai salah satu jenis investasi reksadana yang paling tidak stabil

● Likuiditas


Sangat mudah untuk menyelesaikan perdagangan akun pialang dalam investasi lain, atau mengambil dana dari reksadana pasar uang — umumnya aset tersedia pada hari kerja berikutnya

● Keamanan


Dana tersebut diharuskan oleh peraturan federal untuk berinvestasi dalam investasi jangka pendek, investasi berisiko rendah, membuat mereka kurang rentan terhadap fluktuasi pasar daripada banyak jenis investasi lainnya.

● Durasi pendek


Karena jangka waktu reksa dana pasar uang sangat singkat — paling tidak beberapa bulan — mereka biasanya memiliki risiko tingkat suku bunga yang lebih rendah daripada investasi dana obligasi yang lebih lama jatuh tempo

● Diversifikasi


Reksa dana pasar uang cenderung memiliki banyak sekuritas yang berbeda.

● Potensi keuntungan pajak


Reksa dana pasar uang  ini dapat menjadi sumber potensial pendapatan yang stabil dan efisien pajak

Cara kerja reksadana pasar uang



 Jika Anda memulai untuk investasi reksa dana pasar uang begini cara kerjanya.

Jumlah uang yang Anda investasikan akan dikonversi ke dalam bentuk unit reksadana yang disebut Nilai Aktiva Bersih (NAB). Patokan peningkatan atau penurunan harga satuan unit reksadana tersebut adalah bergantung pada keuntungan atau kerugian yang dilakukan MI ( Manajer Investasi )  Anda dan juga pada kondisi keuangan dalam negeri atau luar negeri.

Apa itu Manajer Investasi ?


Manajer Investasi adalah orang yang0 memutarkan uang Anda. Dalam hal ini, MI akan memutarkan uang Anda di pasar uang untuk mendapatkan sebuah keuntungan. Sangat di butuhkan kepandaian MI dalam melihat situasi pasar uang dan jenis investasi yang baik akan sangat berpengaruh pada keuntungan atau kerugian yang Anda dapatkan.

Kesimpulan


Reksadana Pasar Uang merupakan jenis investasi reksadana yang paling aman dibanding jenis reksadana lainnya, tetapi psatinya keuntungannya juga paling kecil daripada yang lain.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2