Apa itu trading? Jenis-jenis Trading

Apakah Anda sudah tahu apa itu trading atau soal jeni-jenis trading?. Dalam kehidupan melenial saat ini banyak orang memanfaat kan internet untuk bisnis. Salah satu yang sangat populer adalah trading.

Aktivitas trading bagi sebagian orang sebagai penghasilan tambahan. Ada juga yang selain sebagai passive income mereka jadikan trading sebagai penghasilan utama.

Trading merupakan kegiatan yang sederhana namun mampu memberikan keuntungan.

Apa itu trading?

Di artikel ini kita akan sedikit mengulas tentang apa itu trading dan juga akan kita bahas secara terperinci.

# Penjelasan tentang apa itu trading

Trading adalah kegiatan perdagangan instrumen investasi dalam jangka waktu singkat.

Seorang trader harus mampu menganalisa tentang instrumen mana yang cocok untuk di perjualbelikan. Kenapa harus teliti dalam memilih instrumen? karena, trading memberikan keuntungan dalam rentang waktu yang pendek. Kecepatan dan ketelitian menjadi prioritas utama untuk para trader dalam melakukan trading.

# Kenapa harus trading


Trading merupakan pekerjaan yang sangat fleksibel dari pada profesi lain. Banyak sekali manfaat dari profesi trading. Seni dalam analisis akan menjadikan anda lebih baik dalam melakukan trading.

Inilah 10 alasan kenapa Anda harus rerjun di dunia Trading.

1.  Bisa di kerjakan dimana saja


Adanya internet para trader di mudahkan untuk melakukan segala aktivitas yang berhubungan dengan trading. Adalah online trading yang biasa kita sebut.

Selama di rumah masih ada laptop, komputer, smartphone Anda masih bisa melakukan trading. Sangat fleksible kan?.

2. Tak perlu sekolah tinggi


Menjadi seorang trader tak harus mempunyai latar belakang dengan gelar pendidikan yang tinggi.

Trading merupakan kegiatan dengan prioritas konsisten dan juga ketekunan. Selama Anda masih punya niat, disiplin dan sabar maka Anda bisa lakukan trading.

3. Minim cost


Bagaimana bisa trading mengeluarkan sedikit biaya. Tidak seperti bisnis lainya yang butuh biaya yang besar untuk memulainya. Dengan adanya fasilitas online trading ini biaya yang di keluarkan bisa sangat minim.

Dalam online trading tak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk pialang. Karena, dalam online trading Anda selaku trader langsung.

4. Anda sendiri boss nya


Ya benar dalam trading Anda sendiri yang mengatur aktivitas Anda.

Sebagai trader juga Anda tak punya atasan. Jika Anda sakit ataupun badan kurang fit langsung bisa memutuskan untuk tidak bekerja sementara tanpa harus bikin surat ijin.

Tetapi disini juga Anda harus bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Dimana Anda harus disiplin juga dalam atur waktu.

5. Waktu dengan keluarga bisa lebih


Dengan manfaat fleksibilitas yang tinggi Anda bisa mengatur waktu untuk bersama keluarga dengan waktu yang lebih.
Karena dengan dikerjakan dirumah Anda bisa lebih santai bersama keluarga.

6. Fitur auto trading


Banyak pihak broker memberikan fitur auto dalam trading. Fitur ini mampu menjalankan perintah yang Anda setting secara otomatis. Menarik bukan fitur ini.
Anda tidak akan lagi melototi monitor untuk melihat pergerakan harga instrumen trading Anda.

Fitur ini bisa di atur harga jual dan harga beli  sesuai trading plan yang sudah di tentukan Anda sebelumnya.

7. Trading bisa menghasilkan uang tambahan


Bagi Anda yang menjadikan trading sebagai kegiatan sampingan sangat bermanfaat menghasilkan uang tambahan.

Trading sudah diakui banyak publik sangat menjajikan untuk menghasilkan uang tambahan. Namun, sebelumnya Abda harus menentukan jenis trading apa yang akan Anda tekuni.

Misal Anda akan menekuni trading forex maka Anda wajib mengetahui dan juga harus paham tentang seluk beluk instrumen forex.

Jika Anda menekuni trading saham Anda juga harus konsisten dan mencari tahu seluk beluk soal instrumen saham.

8. Adanya akun demo


Banyak broker memberikan fasilitas akun demo. Untuk para pemula di wajibkan untuk memulainya dengan akun demo agar terbiasa dengan tampilan juga seluk beluk fungsi masing- masing tampilan.

Dalam akun demo Anda di berikan uang yang bo-ongan. Jadi Anda bisa belajar memonitor pergerakan dari masing-masing instrumen yang Anda perdavangkan secara simulasi.

Di akun demo nggak usah mengeluarkan modal. Karena hanya bersifat simulasi.

9. Tak perlu administrasi yang ribet


Banyak orang benci pekerjaan yang melibatkan banyak sekali dokumen. Nah trader adalah solusi untuk orang-orang yang nggak mau di pusingkan dengan dokumen.

Dalam trading nyaris tanpa dokumen. Untuk terjun dalam dunia trading yang perlu di persiapan hanya buka rekening trading, menyetor uang dan Anda sudah bisa melakukan trading.

10. Tak harus bertatap muka langsung


Bertatap muka dengan klien mungkin malas. Dalam trading kita hanya bertatap muka dengan monitor atau layar gadget lainya.

# Panduan Memilih Instrumen Trading


Trading bisa saja dilakukan dari berbagai instrumen investasi. Saat Anda ingin memilih instrumen trading, terdapat beberapa kriteria yang perlu dipenuhi agar Anda sebagai trader bisa melakukan trading sesuai minat.
Kriteria yang bisa Anda perhatikan adalah sebagai berikut:

1. Likuiditas instrumen trading


Instrumen dengan likuiditas yang tinggi, akan sering diperdagangkan dan mudah untuk dijual kembali.

2. Fluktuasi harga instrumen trading


Trading merupakan kegiatan yang memanfaatkan fluktuasi harga supaya mendapatkan keuntungan.
Jika suatu harga instrumen semakin fluktuatif, maka semakin besar peluang keuntungan yang akan diperoleh, juga semakin besar pula potensi risiko yang ada.

3. Tingkat leverage instrumen trading


Saat ini broker dari instrumen trading banyak yang memberikan leverage di angka 1:100.
Jadi semakin besar tingkat leverage yang di berikan, maka semakin besar peluang keuntungan yang akan diperoleh.
Tetapi juga semakin besar potensi risiko yang ada.

4. Setoran Modal Awal


Aktivitas trading selalu dipandang mahal oleh orang yang masih awam tentang trading. Namun saat ini, trading bisa dilakukan dengan modal yang sangat terjangkau.

 Trading Saham sekarang pun dapat dimulai dari Rp100.000.
Sementara itu untuk trading forex sudah bisa melakukan trading dengan hanya US$10 saja.

Setelah Anda mulai paham dengan kriteria diatas saat nya kita harus mengetahui jenis-jenis instrumen trading.

Jenis- jenis instrumen trading


1. Trading Saham


Sebelumnya sudah tau tentang apa itu saham belum?

Nah Saham itu adalah bukti lembar kepemilikan atas suatu perusahaan.
Perusahaan yang sedang dalam proses penambahan modal akan mengambil jalan dengan cara menjual sebagian lembar sahamnya di Bursa Saham.

Saham inilah yang nantinya akan di perjualbelikan di bursa saham sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Di negara kita Indonesia ada Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengatur aktivitas jualbeli saham. Trading saham di BEI pun mengikuti berbagai peraturan mekanisme perdagangan yang ditetapkan oleh BEI.

Mekanisme yang ditetapkan meliputi fraksi harga, jam perdagangan, jumlah satuan lot. Hal lain yang masih berhubungan dengan perdagangan saham di Indonesia juga diatur di BEI.

Di Indonesia sendiri trading saham menjadi sangat menarik karena adanya aturan yang pasti dan berbagai lembaga penjamin.

2. Trading Forex


Penjelasan singkat mengenai apa itu trading forex.

Trading Forex sangat populer dikalangan imers saat ini. Forex adalah pertukaran mata uang asing. Forex sendiri merupakan singkatan dari kata dalam bahasa inggris foreign exchange.

Kalau dalam bahasa Indonesia, forex merupakan istilah dari kata valas atau valuta asing.

Dalam trading forex, instrumen yang di tradingkan merupakan mata uang asing.

Menariknya trading forex memberikan kebebasan waktu bertransaksi karena pasar forex buka 24 jam. Perbedaan paling mencolok dari trading forex dan trading saham adalah nilai kapitalisasi. Dalam trading forex nilai kapitalisasinya besar, hal ini akan berdampak tidak mudah dimainkan oleh pemain besar sangat berbeda dengan trading saham.

3. Trading Futures


Setelah instrumen saham dan forex ada satu lagi trading berjangka. Dalam trading biasa di sebut Trading futures.

Futures sendiri merupakan suatu kontrak standar yang biasa di perdagangkan di bursa berjangka. Penentuan berjangka yaitu menjual aset instrumen keuangan pada tanggal masa mendatang yang sudah di tentukan dengan harga tertentu.

Aset dalam trading futures bisa berupa komoditi (seperti emas atau minyak), forex, dan bisa juga berupa indeks saham global.
Dalam trading futures hampir mirip dengan trading forex.


Ok itulah mengenai trading...ketahui seluk beluknya dan mulai lah untuk trading. Semoga bermanfaat.



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2