Fakta Menarik Sopir Truk Cabai: Bukan Raja Jalanan Tapi Ini Tanggung Jawab

Dibalik pedasnya rasa cabai ternyata ada kisah cerita yang cukup panjang hingga sampai ke lidah penggemar cabai.
sopir truk cabai

Sebelumnya sudah tau kan kalau pemasok cabai terbesar di Indonesia adalah Jawa Timur mulai dari Malang, Jember dan Banyuwangi.

Lalu siapa yang mengantarkan cabai dari daerah Jawa Timur ke berbagai Daerah di Indonesia? Tak lain adalah "Sopir Truk Muatan Cabai".

Inilah Fakta Menarik Sopir Truk Cabai


Sopir truk cabai bukan sembarangan, ia harus mampu mengemban tugas yang cukup berat, nyali yang kuat dan rasa tanggung jawab yang hebat. Berikut alasan dan fakta menariknya.

 1. Dilarang Telat Sampai Tujuan

sopir truk cabai

Semua sudah tau soal di siplin waktu. Tapi sopir truk cabai harus benar-benar tepat waktu saat melakukan pengiriman. Cabai merupakan sayuran yang mudah busuk apalagi terkena terik matahari. Tak heran kalau banyak ekspedisi truk cabai yang jalan saat malam hari. Hal tersebut sudah pasti meminimalisir resiko cacat sampai tujuan.

Sopir truk cabai dimintai pertanggung jawaban bahkan ganti rugi jika sampai cabai yang dia kirim cacat atau busuk. Resikonya ternyata berat.

 2. Kecepatan Maksimum


Kendaraan truk pada umumnya memang berjalan lambat karena beban muatan yang berat. Hal itu tak berlaku buat truk muatan cabai. Sekali injak gas...injak terus... kecepatan rata-rata yang di pakai sopir truk cabai di kisaran 120km/jam.

Kecepatan 120km/jam memang biasa saja, namun kalau untuk ukuran truk dengan muatan cabai ber ton-ton ya bisa dibilang sangat cepat.

 3. Tidak ada waktu istirahat


Cobalah saat berkendara jarak jauh, banyak kan truk biasa di rest area. Hal ini tak berlaku buat para sopir truk cabai. Pantang istirahat sebelum muatan cabai sampai tujuan. Makanya dalam kabin selalu ada sopir cadangan untuk bergantian istirahat di dalam kabin truk.

 4. Petugas Polisi memaklumi


Kalau untuk hal ini penulis belum tau pasti kebenarannya. Sumber ini dari para sopir truk cabai sendiri yang bercerita. Biasa aksi ngebut yang dilakukan jarang sekali di kejar atau di berhentikan oleh para petugas. Apa mungkin aparat memaklumi bahwa itu sayuran merupakan kebutuhan pokok yang harus segera sampai tujuan atau gimana, nggak tau juga kebenarannya.

 5. Siap Mati atau di Hukum


Sudah menjadi resiko bagi sopir truk cabai kalau harus bertaruh nyawa ataupun resiko dihukum jika menabrak seseorang. Bagi seorang sopir truk cabai hal tersebut dijalani dengan ikhlas karena tidak ada jaminan dari pemilik truck jika sesuatu yang tidak diinginkan itu terjadi, mulai dari kehilangan nyawa atau di hukum karena menabrak.

Jadi menurut cerita salah satu sopir truk cabai, sebelum berangkat mempersiapkan semuanya mulai dari fisik, mental, kendaraan hingga pamit pada keluarga.

 6. Terbiasa di caci-maki pengendara lain


Pengendara lain yang belum paham dengan truk cabai pasti sering mencaci maki para sopir truk cabai. Namun mereka para sopir truk cabai tetap fokus pada tujuan akhir yaitu ketepatan waktu dan menjaga kualitas cabai yang di bawanya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2